< back to articles

Biarkan Sabun dan Handuk Bicara…

Mendapat suvenir cantik, siapa sih yang tidak senang? Apalagi kalau suvenir yang diterima sarat makna. Seperti suvenir yang diterima saat acara siraman calon temanten. Bila pada waktu lalu, biasanya hanya berupa handuk kecil atau sabun warna-warni. Kini, tampilan suvenir siraman, beraneka ragam dan kreasi.

Savitri Pernak pernik pernikahan merupakan perusahaan yang inovatif dalam mengkreasikan hantaran dan souvenir. Seperti yang ditampilkan Savitri pernak pernik pernikahan di Jalan Suryopranoto 39 Yogyakarta, sabun dan handuk, bisa bersatu menjadi bingkisan yang cantik. “Kami ingin tampil lain, jadi handuk dan sabun kami padukan dalam berbagai kreasi, seperti bentuk bunga, kue, bahkan minuman. Semua kami bentuk dalam kemasan, sehingga praktis saat dijinjing,” kata Retno Savitri, sambil menyebut masyarakat kini semakin kritis dan juga kaya ide saat memesan desain suvenir.

Bila melihat kreasi padu-padan suvenir siraman ini, seperti mengatakan ‘biarlah sabun dan handuk bicara’. Ini karena, tampilannya sangat lucu dan manis. Untuk suvenir sabun, diukir bunga lalu dikemas plastik bening, sehingga relief ukiran sabun bisa terlihat. Sedang untuk handuk, tampilannya bisa beragam.

Seperti handuk warna pink yang dibentuk bunga dipadu dengan handuk hijau sebagai daun. Juga handuk warna pink bentuk bunga didalam keranjang rotan dihiasi dengan sabun berbentuk bintang. Atau handuk pink yang dibentuk potongan kue tart, dihiasi dengan hiasan imitasi buah strawberi, seperti potongan kue yang sesungguhnya.

Desain lain yang tampak unik adalah, handuk warna kuning yang dibentuk seperti tart gulung diikat pita merah lalu diberi hiasan buah imitasi. Terasa segar dan lucu. Mau tampilan yang seru, ada handuk warna coklat yang digulung seperti es krim, dimasukkan dalam cup transparan lalu ujungnya ditusuk dengan sedotan yang diikat dipermanis dengan hiasan buah imitasi. Soal harga? “Ah, kami luwes saja, menyesuaikan bujet yang tersedia,” tambah Retno.

Tentu saja, supaya manis dilihat, suvenir dikemas dalam kotak plastik transparan. Memang apapun materialnya, suvenir yang dikemas menarik bisa tampil cantik. Aneka kreasi Hj Retno kini sudah tersebar ke luar Jawa, seperti ke Sumatera dan Kalimantan serta Bali. “Pada awalnya hobi, tetapi lama-lama karena terus berkreasi jadi profesi. Yang jelas, pernak-pernik hantaran dan uba rampe pernikahan itu terus berkembang seiring zaman. Jadi, kreatifitas harus jalan terus,” tambahnya. (Hanik Atfiati)-Kedaulatan Rakyat September 2007

 

No comments yet.

Add a comment

Top
(it will not be shared)