BISNIS dan keluarga bukanlah dipahami sebagai dua hal yang bertolak belakang. Pemahaman itu salah karena kepentingan bisnis dan keluarga sebenarnya dapat dipadukan sehingga keduanya dapat terakomodasi dengan maksimal.
Namun, masih banyak pemahaman yang berkembang bahwa seseorang – apalagi wanita yang juga mempunyai tugas sebagai ibu rumah tangga – yang lebur mengelola bisnis selalu berdampak pada terbengkalainya kepentingan keluarga. Utamanya anak-anak.
Atas dasar itulah yang dipahami oleh Hj Retno Savitri pemilik galery pernik-pernik pernikahan “Savitri” dalam mengembangkan bisnisnya. Kendati memiliki kesibukan yang luar biasa, ibu dari Muhammad Satria Vidiatama (kelas 2 SMA) dan Soraya Ayu Hapsari (kelas 1 SMA) berusaha keras menemani buah hatinya dalam berbagai kesempatan.
“Biasanya sewaktu anak-anak berangkat sekolah, saya manfaatkan untuk mengelola urusan bisnis di luar rumah. Kemudian, ketika jam pulang sekolah saya usahakan sudah berada di rumah untuk menemani mereka kembali”, ujar alumnus Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) ini kepada Bernas Jogja di kediamannya, Jalan Suryopranoto Nomor 39 Pakualaman Yogyakarta, Kamis (12/1) kemarin.
Meskipun begitu, sekali dua kali komplain dari dua anaknya, terutama si bungsu Soraya tetap ditujukan kepada mamanya. Apalagi ketika musim orderan sangat banyak seperti pada musim-musim pernikahan seperti sekarang.
“Ya, komplain itu sih tetap saja ada, tetapi sekarang anak-anak sudah dapat memahami, menyusul mereka sudah mulai mengerti bagaimana harus menjalankan roda kehidupan ini”, ujar Retno, panggilan perempuan yang sehari-harinya mengenakan jilbab ini.
Walaupun Savitri pernik pernikahan merupakan salah satu perusahaan spesialis bidang hantaran pernikahan yang pertama di Yogyakarta, bagi perempuan kelahiran kota Gudeg tahun 1966 silam, dalam mengelola bisnis yang telah ditekuni sejak tahun 2001 ini, anak-anak adalah yang terpenting dalam kehidupan. Maka dari itu, perempuan yang pada 30 Januari 2005 mendatang akan merayakan hari ulang tahun yang ke-40 ini berusaha mengakomodasi dua kepentingan yang kata sebagian orang sangat berbeda; bisnis dan keluarga.
Peran sebagai ibu rumah tangga sekaligus sebagai seorang pengelola usaha terus dijalani oleh seorang Retno Savitri. Baginya, kehidupan harus terus berjalan. Apalagi, selain bermanfaat untuk diri sendiri mengelola bisnis juga bermanfaat untuk orang lain.
Dengan usahanya tersebut kini ia dapat membantu puluhan orang mendapatkan pekerjaan.
Kini ia bahagia karena usaha yang dirintisnya semakin maju. Selain membuka showroom di tempat tinggalnya, Retno juga telah mempunyai showroom di Jalan Bantul Nomor 133. Namun, lebih dari itu, hal yang membuat ia sangat bahagia dan mempersembahkan segala puji syukur kepada Tuhan adalah ketika ia melihat dua buah hatinya yang sangat ia sayangi itu sudah tumbuh besar dan pintar.
“Sebagai manusia, kita hanya berusaha menjalani kehidupan”, tutur Retno mengakhiri percakapan dengan raut muka bahagia. (c13)
sumber : www.bernas.co.id