Seminar Nikah : Menelusuri Kebahagiaan dalam Pernikahan

Menikah adalah ibadah. Ketika kita sudah menikah, semuanya menjadi begitu jelas, baik tujuan hidup seseorang, kewajiban yang harus dilaksanakan, serta hak yang mesti didapatkan. Tentang yang berkaitan dengan pribadi, interaksi dengan pasangan, maupun langkah ke depan yang harus dijalani dalam hidup menjadi makin menderang setelah menikah.

Menikah itu indah. Ketika seseorang menikah dunia menjadi makin bercahaya. Setiap pagi kicauan burung terdengar lebih merdu, sepoi angin dapat dimaknai lebih mendalam, dan makanan yang terhidang terasa makin nikmat. Saat dua insan yang saling mencintai dapat bertemu begitu mereka membuka mata dan melukis hari bersama, seolah dunia hanya milik berdua. Dengan menikah sebuah kehidupan baru dimulai, pada suatu masa bernama bulan madu.

Setelah bulan madu, pasangan akan memasuki tahapan realisasi. Dalam tahap ini, sebuah pasangan akan mempelajari mengenai kelebihan, kelemahan, dan kebiasaan personal satu sama lain. Pada masa ini seringkali terjadi tarik-ulur kekuatan, saat kita dan pasangan saling mengutarakan jalan yang ingin dilewati untuk mencapai tujuan-tujuan hidup. Bisa jadi sejalan atau saling berlawanan. Seiring berjalannya waktu, rasa manis mulai memudar dan sebuah pasangan akan makin memahami realitas hidup dengan lebih objektif.

Setiap pernikahan pasti memiliki problematikanya masing-masing. Ketika dua manusia yang memiliki kompleksitas kepribadian, keinginan, dan karakter, harus berjalan bersama dalam satu visi. Wajib bagi kita, untuk tidak mengharapkan pasangan kita secara naluriah selalu mengetahui apa yang kita butuhkan tanpa komunikasi yang kita sampaikan padanya. Kurangnya komunikasi dan ego untuk selalu dimengerti dapat menimbulkan permasalahan yang pelik. Hal tersebut dapat secara otomatis terjadi dikarenakan kecukupan ilmu tentang mengelola kehidupan pernikahan yang tidak dimiliki.

Untuk menikah kita wajib berilmu. Agar sukses membangun rumah tangga, kita harus memiliki pengetahuan (knowledge) dan ketrampilan (skill) tertentu. Keduanya dibutuhkan agar kita dapat berhasil membangun pernikahan yang seperti yang dicita-citakan sejak awal, bertujuan akhir pada kebahagiaan dunia-akhirat.

Tidak ada kata terlalu cepat atau sudah terlambat untuk berusaha membekali diri. Orang yang belum memiliki keinginan untuk menikah, sudah ingin menikah, baru saja menikah, bahkan yang sudah lama menikah harus secara sadar memiliki kebutuhan untuk membekali diri maupun meng-upgrade pengetahuan yang telah dimiliki.

Savitri Wedding dan Al-Buruuj Catering melihat kebutuhan bekal ilmu dan ketrampilan tersebut dapat difasilitasi. Untuk itu diadakanlah Seminar Nikah. Seminar Nikah bersama Indra Noveldy akan menjadi salah satu sumur ilmu yang baik, Anda dapat belajar dan berdialog tentang banyak hal berkenaan dengan pernikahan. Dalam Seminar Nikah, Indra Noveldy akan berbagi tentang hal-hal penting seputar pernikahan terutama mengenai personal relationship dengan pasangan, agar Anda dapat menjadi insan yang menikmati berbagai proses dalam pernikahan.

Seminar Nikah diselenggarakan pada tanggal 22 Januari 2012. Bertempat di Hotel Wisnugraha, Jalan Kusumanegara no 114 Yogyakarta mulai pukul 10.00-12.30. Investasi sebesar Rp 150.000/orang atau Rp 250.000/pasang dengan fasilitas coffee break, seminar kit, dan kesempatan mendapat doorprize dari Oriflame dan Jilbaban Distro. Info dapat diperoleh melalui sms 085643681690 (Mbak Vitri). Acara ini didukung oleh Hijabers Community Yogyakarta, Colorul Photography, Enjoy`s Travel Corner dan Vectorplay.

“Kebahagiaan pernikahan tidak diantar oleh malaikat di atas nampan emas ke hadapan anda, kita harus telusuri dan temukan”.